35 Orang Meninggal Bus Rombongan Jemaah Umrah Kecelakaan di Madinah

Sebanyak 35 turis asing dilaporkan tewas dalam sebuah kecelakaan yang melibatkan bus dengan kendaraan berat di Arab Saudi, pada Rabu (16/10/2019) malam. Dilansir AFP, kecelakaan itu terjadi antara bus sewaan dengan sebuah kendaraan berat di dekat Madinah. Selain 35 korban tewas, empat orang lainnya mengalami luka luka.

Media pemerintah Saudi Press Agency, menyebut para korban dalam kecelakaan itu merupakan warga asing dari negara Arab dan Asia, yang sedang dalam perjalanan ibadah umroh dari Madinah menuju Mekkah. Para korban luka telah dipindahkan ke Rumah Sakit Al Hamna, sementara pihak berwenang telah memulai penyelidikan. Menurut surat kabar Okaz, para korban adalah ekspatriat yang tinggal di Kerajaan Arab Saudi, yang sedang melakukan perjalanan umroh.

Pangeran Faisal bin Salman, selaku gubernur Madinah, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Kewarganegaraan para korban tewas maupun luka dalam kecelakaan bus tersebut tidak diungkapkan. Namun Perdana Menteri India Narendra Modi sempat mengirimkan ucapan belasungkawa melalui akun Twitter miliknya. "Sedih mengetahui kabar kecelakaan bus di dekat Mekkah di Arab Saudi. Belasungkawa kepada keluarga mereka yang kehilangan nyawa dan doa untuk pemulihan cepat para korban luka," tulis Modi.

Arab Saudi menjadi tujuan umat Muslim dunia yang hendak menjalankan ibadah haji yang digelar setiap tahun, serta umroh yang bisa dilakukan sepanjang tahun. Perjalanan ibadah para peziarah Muslim itu bisa melalui bukit bukit dan lembah di sekitar Mekkah, terkadang juga melalui Madinah. Pemerintah Kerajaan Arab Saudi terus berupaya meningkatkan pelayanan bagi jemaah umroh dan haji dengan menyediakan sarana transportasi dan infrastruktur yang memadai.

Terutama saat musim haji, perjalanan membawa jemaah bisa menjadi sangat kacau dengan ribuan bus yang menuju tempat yang sama menciptakan kemacetan panjang. Tahun lalu, jalur kereta berkecepatan tinggi telah dibuka untuk menghubungkan Mekkah dengan Madinah, menyingkat waktu perjalanan hingga separuhnya, menjadi hanya dua setengah jam. Meski demikian, terjadinya kecelakaan lalu lintas tidak jarang terjadi.

April tahun lalu, empat peziarah asal Inggris tewas dan 12 lainnya luka, setelah bus yang mereka tumpangi bertabrakan dengan truk tangki yang membawa bahan bakar. Pada Januari 2017, enam warga Inggris, termasuk bayi yang baru berusia dua bulan, tewas dalam kecelakaan minibus di tengah perjalanan ke Madinah, setelah menjalani ziarah ke Mekkah.

Avatar

Siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasil. Apapun yang orang lain katakan, hal yang terpenting dalam hidup adalah bersenang-senang.

    Leave Your Comment

    Your email address will not be published.*