Ada Lawar hingga Sate Biawak 8 Kuliner Ekstrem di Indonesia yang Buat Turis Bergidik

Siapa bilang cuma Kamboja dan Thailand yang punya kuliner ekstrem. Ternyata, Indonesia juga punya kuliner ekstrem yang membuat turis asing heran. Kuliner ekstrem di Indonesia mungkin terlihat biasa bagi kita, tapi tidak demikian bagi wisatawan.

Kuliner ekstrem di Indonesia seperti sate ular, keripik ceker, hingga tikus panggang membuat turis asing tidak berani mencobanya. Lawar sangat populer di Bali. Lawar terbuat dari darah babi segar dicampur dengan daging cincang, kelapa parut, dan bumbu Bali di atas makanan.

Ada beberapa jenis Lawar yang dapat kamu pilih seperti Lawar Babi, terbuat dari daging babi, Lawar Nangka, terbuat dari buah nangka muda dan banyak lagi. Lawar sering dimakan dengan nasi putih dan babi panggang. Paniki adalah kuliner khas Sulawesi Utara.

Paniki terbuat dari dari daging kelelawar yang dimasak dengan santan, cabai dan beberapa rempah kuat lainnya. Dikatakan jika daging kelelawar ini bisa menyembuhkan alergi dan asm Belalang goreng sangat bagus untuk pecinta camilan serangga.

Belalang goreng biasa ditemukan dan dijual oleh pedagang pinggir jalan di Gunung Kidul, Yogyakarta. Sebelum proses memasak, kaki dan sayap hewan dilepaskan. Penduduk setempat biasanya mengasinkan belalang dengan bawang putih, garam, dan ketumbar lalu menggorengnya hingga garing.

Saat bepergian ke Indonesia Timur seperti Maluku atau Papua, pastikan untuk mencoba kudapan sagu Ulat. Penduduk setempat biasanya berburu ulat ini di sagu atau pohon kelapa dan memakannya mentah. Jika tidak suka menelannya hidup hidup, cobalah yang dipanggang atau direbus.

Sambal pedas adalah teman yang baik untuk menikmati serangga gurih dan berair ini. Bagi kamu uang berlibur ke Sulawesi Utara bisa mencoba tikus panggang. Dikatakan jika daging tikus memiliki rasa mirip seperti ayam.

Daging biawak biasanya dimasak dengan cara mirip sate kambing. Dipercaya daging biawak dapat menyembuhkan ruam kulit dan asma. Camilan renyah dapat dengan mudah ditemukan di pulau Bali dan Jawa.

Sebelum digoreng garing, cakar unggas direndam dengan garam, merica, dan beberapa bumbu (bawang putih, ketumbar, dan daun jeruk nipis). Makanlah dengan nasi panas dan sambal pedas. Sate ular mudah ditemukan di jalan jalan di Jakarta.

Para pedagang sering menggunakan daging kobra untuk membuat hidangan panggang. Biasanya disajikan dengan irisan bawang merah, kecap, dan saus kacang pedas. Darah segar reptil ini biasanya dicampur dengan arak (minuman keras tradisional Indonesia) dan madu.

Avatar

Siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasil. Apapun yang orang lain katakan, hal yang terpenting dalam hidup adalah bersenang-senang.

    Leave Your Comment

    Your email address will not be published.*