Berikut Gejala & Penyebabnya Radang Telinga (Labyrinthitis) Dapat Ganggu Pendengaran

Labyrinthitis adalah peradangan pada telinga bagian dalam. Kondisi ini menyebabkan gangguan pendengaran yang akibatkan ketidakseimbangan Anda, dapat mengganggu kegiatan mengemudi, saat bekerja, dan kegiatan lainnya. 1. Virus Labyrinthitis

Jenis virus ini adalah kondisi paling umum. Kemungkinan, jenis virus yang sama dengan penyebab gondong, campak, dan herpes. Kondisi ini hanya mempengaruhi kondisi telinga.

Jika virus ini menyerang, kemungkinan besar orang tersebut akan sembuh dengan sendirinya. 2. Bacterial Labyrinthitis Jenis ini merupakan jenis yang dapat berkembang dalam dua cara.

Bakteri dari infeksi telinga tengah dapat menyebabkan masuknya racun ke dalam telinga bagian dalam. Hal tersebut menyebabkan peradangan dan pembengkakan. Serta dapat berkembang sebgai akibat dari infeksi pada tulang yang mengelilingi telinga bagian dalam.

Faktor yang menyebabkan Labyrinthitis: 1. Virus herpes 2. Infeksi virus pada telinga bagian dalam

3. Penyakit pernapasan 4. Virus perut 5. Organisme infeksi, seperti penyebab penyakit Lyme (Penyakit Lyme adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri genus Borrelia sp yang ditularkan lewat gigitan kutu)

6. Infeksi bakteri Gejala ini dapat muncul dengan cepat dan menjadi lebih intens selama beberapa hari. 1. Kehilangan keseimbangan

2. Pusing 3. Mual dan muntah 4. Vertigo

5. Kehilangan pendengaran dalam rentang frekuensi tinggi di satu telinga 6. Tinnitus, dering atau dengung di telinga Anda 7. Kesulitan memfokuskan mata Anda

Diagnosis dilakukan melalui pemeriksaan fisik. Tes diagnosis terdiri dari tes pendengaran, tes darah, CT scan/MRI, electroencephalogram (EEG), electronystagmography (ENG). 1. Migrain

2. Pendarahan otak 3. Stroke kecil 4. Tumor otak

5. Kerusakan pada arteri leher 6. Vertigo 7. Penyakit meniere

1. Bangun perlahan dari posisi berbaring atau duduk 2. Hindari perubahan posisi yang cepat atau gerakan yang tiba tiba 3. Jika Anda mengalami serangan vertigo, duduklah dengan diam

4. Hindari televisi, lampu yang terang atau berkedip, dan layar laptop/komputer 5. Minum banyak air dan makanlah dengan teratur 6. Hindari kafein, alkohol, dan tembakau

7. Jika Anda merasa pusing, segeralah berbaring dan pejamkan mata 8. Usahakan untuk tidak tersandung saat berjalan 9. Hindari bergerak terlalu cepat

10. Jangan mengemudi jika Anda masih merasa pusing Perawatn medis untuk kondisi ini dapat dilakukan untuk membantu mengelola gejalanya. Namun jika Anda memiliki infeksi yang aktif, Anda akan diminta untuk meminum antibiotik.

Avatar

Siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasil. Apapun yang orang lain katakan, hal yang terpenting dalam hidup adalah bersenang-senang.

    Leave Your Comment

    Your email address will not be published.*