Berpotensi Terpapar Bahan Kimia Waspada 3 Bahaya Konsumsi Sayuran yang Dibungkus Plastik

Saat berbelanja bahan makanaan khususnya sayur, kita terbiasa memakai plastik untuk membungkusnya. Namun siapa sangka, kernyata kebiasaan menaruh sayuran di dalam kantong plasatikternyata dapat menimbulkan bahaya. Apa saja bahaya menyimpan sayuran di dalam kantong plastik ?

Kebiasaan menaruh sayuran ke dalam kantong plastik ternyata memiliki efek yang buruk. Meskipun terlihat sepele, ternyata kebiasaan tersebut mampu membuat sayuran menjadi berbahaya bagi kesehatan jika dikonsumsi. Sehingga sangat dianjurkan untuk tidak lagi menyimpan atau membungkus sayuran menggungakan kantong plastik.

Melansir laman NDTV Food, terdapat 3 bahaya yang ditimbulkan jika kita terbiasa menaruh sayuran ke dalam plastik. Nah berikut ini 3 bahaya plastik jika dipakai untuk membungkus sayuran Kantong plastik sejatinya tidak memiliki pori pori untuk jalur sirkulasi udara.

Sementara sayuran butuh bernapas agar tetap segar. Selain bernapas, sayuran juga akan mengeluarkan gas tertentu. Sehingga memilih plastik sebagai pembungkus sayuran merupakan pilihan yang tidak tepat lantaran dapat membuat sayuran menjadi mudah layu dan tidak segar lagi.

Plastik merupakan barang yang terbuat dari zat sintetis. Saat plastik diproduksi, pabrik akan mencampurkan berbagai jenis bahan kimia. Sehingga bukan tidak mungkin jika terdapat beberapa bahan kimia yang food grade dan mampu membahayakan kesehatan seperti bisphenol A dan phthalates.

Ketika sayuran disimpan di dalam plastik, kemungkinan bahan kimia tersebut mencemari lingkungan akan sangat tinggi. Sebuah penelitian bahkan menyebut jika zat zat kimia tersebut bisa berdampak pada kerusakan genetik, perubahan hormon hingga pubertas dini. Tingkat kehigienisan sebuah plastik tentunya tidak bisa dijamin.

Proses pengolahan plastik di pabriknya juga tidak bisa kita ketahui dengan mudah. Karena itulah, sayuran yang dibungkus di dalam plastik justru akan lebih rentan terhadap kontaminasi bakteri dan kuman. Beberapa alternatif kini telah sering digunakan untuk mengganti plastik sebagai pembungkus sayuran.

Salah satunya dengan menggunakan daun pisang. Daun pisang memiliki kelebihan seperti permukaan yang lebar tapi lentur yang sangat cocok untuk membungkus sayuran tanpa takut sobek. Permukaan daun pisnag juga terdapat lapisan lilin yang memiliki ketahanan air yang baik.

Sehingga daun pisang dapat bertahan lama untuk membungkus sayuran meskipun terkena air dari sayuran. <span></span> Setidaknya jangan makan 7 sayuran ini setiap hari. Mengkonsumsi sayuran memang memiliki manfaat yang banyak.

Namun jangan salah, setidaknya ada tujuh sayuran yang ternyata tidak boleh dikonsumsi setiap hari. Atau bisa juga dimasak sayur sop yang menggantikan fungsi nasi sebagai pengganti karbohidrat. Nah makin penasaran kan mengepa kentang justru tidak boleh dikonsumsi setiap hari?

Lebih lagi masih ada enam sayuran lainnya yang perlu kamu ketahui agar tidak dikonsumsi setiap hari. Jagung adalah salah satu sayuran yang enak untuk disantap baik sebagai sayur atau cemilan. Belum lagi jagung juga dapat mengenyangkan perut tanpa harus makan nasi.

Sayangnya, jagung ternyata tidak bagus kalau harus dimakan tiap hari.] Jagung punya kandungan karbohidrat yang sangat tinggi dan susah untuk dicerna tubuh . Parahnya lagi, ada kandungan gula pada jagung yang cukup tinggi, sehingga dapat meningkatkan kadar gula darah.

Sama seperti jagung, kentang juga mempunyai kandungan karbohidrat yang tinggi. Belum lagi kentang yang dimakan rupanya bukan kentang organik. Hal ini karena kentang tersebut mengandung banyak residu pestisida yang ada di dalamnya dan dapat meracuni tubuh.

Tomat yang tidak organik juga bisa menyerap pestisida dan meracuni tubuh. Selain itu, makan terlalu banyak tomat juga bisa membuat tubuh menjadi inflamasi. Alhasil, kamu bisa merasakan masalah pada sendi dan pembengkakan tubuh.

Seperti tomat, terong juga bisa meracuni tubuh dengan menyebabkan inflamasi. Selain itu, terong juga punya kalori yang tinggi. Ditambah lagi karakteristik terong yang seperti sponge, jadi lebih gampang menyerap minyak, lemak, kalori, dan garam yang bikin tubuh menjadi makin tidak seimbang.

Paprika memang sayuran pelengkap yang bisa ditemui di hampir tiap makanan. Sayangnya, paprika ternyata bisa membuat tubuh mengalami inflamasi, seperti tomat dan terong. Memang lobak mempunyai vitamin C yang sangat tinggi.

Namun, lobak tidak mempunyai nutrisi lainnya dibandingkan sayuran yang lain. Malah, lobak dapat membuat perut menjadi bermasalah, seperti kembung. Mengonsumsi lobak terlalu banyak juga bisa bikin tubuh dehidrasi parah.

Selada memang enak sekali dimakan untuk diet ataupun jadi salad. Masalahnya, selada ternyata punya nutrisi yang lebih rendah dibandingkan sayuran lainnya Nah sudah tahu kan guys sekarang 7 sayuran apa saja yang tidak baik untuk dikonsumsi setiap hari?

Avatar

Siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasil. Apapun yang orang lain katakan, hal yang terpenting dalam hidup adalah bersenang-senang.

    Leave Your Comment

    Your email address will not be published.*