Dianggap Tidak Setia Raja Thailand Vajiralongkorn Mendadak Copot Semua Gelar Resmi Selir Sineenat

Raja Thailand Maha Vajiralongkorn (67 tahun), Senin (21/10/2019) mendadak mencopot semua gelar kerajaan yang tadinya diberikan kepada selirnya dengan alasan "tidak setia". Pencopotan dilakukan hanya beberapa bulan setelah Sineenat Wongvajirapakdi, perempuan berusia 34 tahun, diangkat secara resmi menjadi selir raja. Pengumuman yang dikeluarkan kerajaan menyebutkan, Sineenat "ambisius dan mencoba memposisikan diri sebagai ratu".

Dikatakan pula bahwa Sineenat "bertindak tidak pantas dan tidak berterima kasih". Pada akhir Agustus lalu, istana kerajaan menerbitkan foto foto Sineenat bersama raja. Sineenat Wongvajirapakdi diangkat menjadi pendamping raja pada bulan Juli. (EPA)

Situs resmi kerajaan Thailand tumbang dan sulit diakses selama berjam jam setelah menerbitkan foto foto<span></span> candid <span></span>Sineenat. Demikian dikutip dari BBC , Senin (21/10/2019). Foto foto tersebut antara lain memperlihatkan, Sineenat sedang menerbangkan pesawat tempur jet dan mengeluarkan tembakan.

Sineenat dikenal berpangkat mayor jenderal dan pernah menjalani pelatihan sebagai penerbang. Ia adalah pemegang gelar resmi selir kerajaan yang pertama dalam kurun hampir 100 tahun di Thailand. Raja Vajiralongkorn memberikan gelar kepada Sineenat di bulan Juli, dua bulan setelah pernikahannya dengan Ratu Suthida, istri keempatnya. Ketika itu, biografinya diterbitkan di samping foto foto itu.

Vajiralongkorn menjadi raja setelah ayahnya, Bhumibol Adulyadej, meninggal dunia pada tahun 2016. Raja Thailand menikah dengan wakil kepala pengawal pribadinya, dan memberinya gelar ratu, menurut pernyataan kerajaan. (BBC) Pengumuman mengejutkan datang sebelum upacara penobatannya yang dimulai pada hari Sabtu (04/05/2019), pada saat itulah dia resmi ditahbiskan menjadi Raja Thailand.

Raja Maha Vajiralongkorn yang berusia 66 tahun, menjadi raja konstitusional setelah kematian ayahnya yang mangkat pada tahun 2016. Sebelumnya, dia telah menikah dan bercerai tiga kali dan memiliki tujuh anak. Pernyataan kerajaan mengatakan: Raja Vajiralongkorn "telah memutuskan untuk mempromosikan Jenderal Suthida Vajiralongkorn Na Ayudhya, permaisuri kerajaannya, untuk menjadi Ratu Suthida dan dia akan memegang gelar kerajaan dan status sebagai bagian dari keluarga kerajaan".

Raja Maha Vajiralongkorn telah lama menjalin hubungan dengan Ratu Suthida dan telah terlihat bersamanya di depan umum selama bertahun tahun, meskipun hubungan mereka belum pernah secara resmi diakui. Rekaman dari upacara pernikahan ditayangkan di saluran TV Thailand, awal Mei 2019, memperlihatkan anggota keluarga kerajaan dan penasihat istana yang hadir. Raja terlihat menuangkan air suci di kepala Ratu Suthida.

Pasangan itu kemudian menandatangani surat nikah. Pada 2014, Raja Maha Vajiralongkorn menunjuk Suthida Tidjai, mantan pramugari Thai Airways, sebagai wakil komandan unit pengawalnya. Dia menjadikannya seorang jenderal penuh di ketentaraan pada Desember 2016.

Keduanya dilaporkan menjalin hubungan setelah pertama kali bertemu di pesawat. Kerajaan sejauh ini tidak mengeluarkan informasi lebih rinci tentang biografi sang ratu. Raja Vajiralongkorn lebih sering menghabiskan waktu di Jerman dan kehidupan pribadinya pun ditutup rapat.

Kehidupan pribadi anggota kerajaan tidak banyak dibicarakan publik secara terbuka karena Thailand memberlakukan dengan ketat lese majeste atau pasal penghinaan terhadap raja dan keluarga kerajaan. Pasal itu memberikan perlindungan kepada keluarga kerajaan Thailand dari penghinaan atau ancaman. Raja sebelumnya, Bhumibol Adulyadej, memerintah selama 70 tahun, menjadikannya raja yang paling lama memerintah di dunia ketika wafat pada tahun 2016.

Acara penobatan raja dimulai Sabtu dan berlangsung selama tiga hari. Penobatan sebelumnya terjadi tahun 1950 untuk menobatkan Raja Bhumibol Adulyadej, ayah dari Raja Maha Vajiralongkorn.

Avatar

Siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasil. Apapun yang orang lain katakan, hal yang terpenting dalam hidup adalah bersenang-senang.

    Leave Your Comment

    Your email address will not be published.*