Guru Ini Takut Saat Diberi Hadiah Muridnya Tiap Hari Jalan 8 KM Demi Mengajar Kisah Mengharukan

Viral hari ini pengorbanan seorang guru di Filipina ini menjadi viral setelah mendapat balasan tak terduga dari para muridnya. Setiap harinya demi memberikan pendidikan bagi muridnya, guru di Filipina ini rela berjalan kaki menempuh jarak 8 km ke sekolah. Atas pengorbanannya, ia mendapat hadiah dari muridnya, guru di Filipina ini justru merasa takut.

Kisah haru guru di Filipina ini viral setelah mendapat hadiah dari muridnya. Pengorbanan seorang guru demi memberikan pendidikan bagi para muridnya perlu mendapatkan apresiasi. Seperti yang dialami oleh seorang guru di Filipina satu ini.

Kisah guru di Filipina ini sempat viral di media sosial setelah terungkap perjuangannya selama ini demi melaksanakan tugasnya. Melansir dari laman Facebook South China Morning Pos, guru bernama Cesar Punzalan ini setiap hari harus menempuh jarak hingga 8 km setiap harinya. Siapa sangka jarak 8 km tersebut di tempuh Cesar Punzalan dengan berjalan kaki.

Karena berjalan kaki sejauh itu, sepatu Cesar Punzalan pun yang menjadi korbannya. Usang, lusuh dan rusak, mungkin itulah kata yang bisa menggambarkan kondisi sepatu dari guru Cesar Punzalan. Meski begitu Cesar tetap memenuhi tanggung jawabnya sebagai guru.

Guru di Immaculate Heart of Mary School di Laguna, Filipina ini selalu mengajar di depan murid muridnya dengan sepatu yang jelek. Rupanya penampilan sepatu Cesar ini mencuri perhatian para muridnya. Tak tega melihat kondisi sepatu sang guru yang penuh combang camping, murid murid Cesar mulai melakukan suatu hal.

Para murid melakukan hal ini sebagai tindakan penghargaan atas pengorbanan sang guru yang rela menempuh jarak jauh demi mengajar mereka. Kejutan pun akhirnya dipersiapkan oleh anak anak didiknya saat sa guru hendak memulai pelajaran. Ketika Cesar memasuki ruang kelas, bersiap untuk memulai kelasnya.

Seorang siswa dengan bercanda mengatakan sesuatu, "Pak, sebelum Anda mulai, kami memiliki hadiah untuk Anda." ujar salah satu murid. Cesar kemudian diberi sebuah kotak yang diikat dengan pita berwarna maroon. Sementara para siswa bersorak dan bertepuk tangan untuknya.

Cesar tampak terkejut dan ragu ragu sesaat sebelum membuka kotak itu. Pria berusia 50 tahun itu bertanya apa yang ada di dalam kotak yang diberikan kepadanya. Ia mengira jika dirinya menerima lelucon nakal murid muridnya bahwa ada kodok dan kecoak di dalamnya.

Dia terus perlahan membuka ikatan pita, tampaknya gugup tentang apa yang akan ada di dalam kotak. Para murid pun tak sabar hadiah tersebut segera dibuka oleh guru mereka. Bahkan ada siswa yang kemudian menawarkan kepadanya gunting, karena mereka tidak sabar untuk melihat reaksinya. Sepertinya Cesar ragu untuk membuka kotak itu ketika murid muridnya terus bercanda dengan mengatakan bahwa itu bisa berupa rumah plus banyak tanah, satu juta dolar dalam bentuk tunai, atau bahkan ular.

Mereka bahkan mengatakan bahwa Cesar harus berhati hati karena isinya mungkin menggigitnya. Begitu dibuka, seluruh kelas meledak bersorak saat Cesar menatap sepatu dengan tak percaya. Dengan mata berkata kaca, Cesar bertanya lirih pada murid muridnya.

"Mengapa kalian menghabiskan uang?" tanyanya. Salah satu siswa menjawab bahwa masing masing dari mereka ingin menyumbangkan uang mereka untuk membeli sepatu karena mereka mencintainya. "Ini hanya hadiah kecil dibandingkan dengan apa yang telah Anda bantu," kata mereka.

Guru itu sangat tersentuh oleh hadiah murid muridnya sehingga dia meneteskan air mata. Cesar kemudian menjelaskan bahwa ia tidak mengharapkan apa pun dari murid muridnya. Baginya ia hanya ingin berbagi pengetahuan dengan murid muridnya.

Mereka kemudian memberinya jawaban yang tulus; "Tapi Pak, sebelum kita pergi, kami ingin memastikan bahwa kami juga memberikan sesuatu kepadamu yang akan membuatmu bahagia."

Avatar

Siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasil. Apapun yang orang lain katakan, hal yang terpenting dalam hidup adalah bersenang-senang.

    Leave Your Comment

    Your email address will not be published.*