Kakek Tunawisma Ini Sumbangkan Berember-ember Koin Miliknya menuju Tempat Ibadah Sebelum Meninggal

Cerita viral hari ini dari seorang pria tunawisma berhati mulia viral di Facebook. Berawal dari unggahan Facebook seorang pria Thailand bernama Saoihi. Tepat pada momen Natal, Rabu 25 Desember 2019, ia mengunggah sekumpulan foto.

Foto pertama dan kedua menunjukkan seorang kakek tunawisma yang berteduh di depan gerai Seven Eleven. Di salah satu foto kakek tersebut terlihat bertelanjang dada. Ia hanya memakai celana pendek, duduk di sebelah barang barang bawaannya.

Di foto yang lain, tanpak sejumlah biksu sedang menghitung tumpukan uang receh. Sementara di dua foto terakhir, terlihat berember ember uang receh. Uang receh yang sangat banyak itu ternyata milik kakek tunawisma.

Ia mengumpulkan uang tersebut sepanjang hidupnya. Yang menarik, kakek tunawisma sempat menyumbangkan semua uang yang ia miliki untuk sebuah kuil. Sesaat sesudah menyumbang, sang kakek meninggal dunia.

Berikut cerita lengkap yang dituliskan oleh Saoihi: "RIP (beristirahatlah dalam damai) kakek pemulung. Dia adalah kakek tua yang tinggal di 7 11.

Bahkan ketika kamu pergi, kamu masih sempat meminta kerabatmu menyumbangkan tabungan ke kuil. Tindakanmu sungguh hebat. Bukti agar orang orang tak hanya menilai penampilan luar saja.

Sekali lagi, beristirahatlah dengan damai," tulis Saoihi. Postingan Saoihi segera viral. Hingga artikel ini dimuat, unggahan itu dibagikan sampai 19 ribu kali dan disukai 30 ribu kali.

Ribuan orang juga memberi komentar. "Orang miskin yang berhati besar." "Semoga Anda beristirahat dengan tenang."

"Tuhan memberkatimu. Beristirahatlah dengan tenang." "Pikiran Anda lebih baik daripada orang normal." "Semoga jiwamu pergi ke dunia yang baik."

"Semoga amal baiknya membawa mata anda ke seluruh dunia." "Semoga di kehidupan berikutnya anda dilahirkan dan memiliki hal hal yang baik." Mengemis dan mengharapkan belas kasihan orang lain sebenarnya bukanlah hal yang baik untuk dilakukan.

Apalagi jika mengemis menjadi sebuah pekerjaan yang dianggap bisa mendatangkan banyak uangjika dibandingkan bekerja. Beberapa kasuspengemisyang sebenarnya berkecukupan sudah banyak terjadi di kota kota besar. Sepertipengemisyang ditemukan meninggal dalam kondisi kaya raya berikut ini.

Pengemis wanita itu bernama Fatima Othman (52 tahun). Mayat pengemis tua itu ditemukan di sebuah mobil bekas di distrik Barbir, Beirut, Lebanon. Yang mengejutkan polisi, pengemis itu ternyata memiliki uang yang cukup banyak hasil dari mengemis di jalanan di Beirut.

Polisi menemukan mayat Fatima dengan dua kantung plastik berisi uang 5 juta LBP atau Rp46,2 juta. Yang tidak kalah mengejutkan, polisi juga menemukan sebuah buku tabungan dari sebuah bank setempat atas nama Fatima. Jumlah tabungan yang tercatat dalam buku itu sekitar 1,7 miliar LBP atau Rp15,4 miliar!

Jurubicara kepolisian, Joseph Musallem mengatakan Fatima Othman meningga karena serangan jantung, kematiannya bukan karena kekerasan. Namun ia bilang, kematiannya adalah ‘sebuah kejutan besar’ karena terungkap bahwa pengemis tua itu memiliki sejumlah kekayaan. Dilaporkan media setempat, Fatima tidak bisa menggunakan kedua tangan dan kakinya setelah menderita sejumlah luka akibat Perang Sipil Lebanon.

Dilansir dari MailOnline, Jumat (18/5/2018), pengemis tua itu pernah menjadi selebritas setempat setelah sebuah foto dirinya beredar di dunia maya. Foto yang menjadi viral itu memperlihatkan Fatima sedang minum dari botol yang dipegang oleh seorang tentara Lebanon. Tentara baik hati itu kemudian mendapat penghargaan dari komandannya karena memperlihatkan ‘rasa kasih dan kemanusiaan’.

Atas penemuan sejumlah besar uang itu, polisi kini melacak keluarga Fatima Othman. Pengemis tua itu berasal dari kota Ain Al Zahab di Akkar, di sebelah utara Lebanon. Sementara jenazah Fatima telah dimakamkan.

Benar benar mengejutkan ketika mereka mengetahui betapa kayanya wanita tua tersebut.

Avatar

Siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasil. Apapun yang orang lain katakan, hal yang terpenting dalam hidup adalah bersenang-senang.

    Leave Your Comment

    Your email address will not be published.*