Kemenlu Pastikan Hak WNI Terpenuhi Reynhard Sinaga Jadi Tersangka Kasus Pemerkosaan di Inggris

Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Manchester, Inggris, yakni Reynhard Sinaga (36) menjadi tersangka dari kasus pemerkosaan terhadap 190 korban. Oleh karena itu,Juru Bicara Kemenlu, Teuku Faizasyah memastikan hak hak Reynhard sebagai WNI tetap terpenuhi dan difasilitasi dengan baik. Hal tersebut diungkapkan dalam video yang diunggah di kanal YouTubetvOneNews, pada Selasa (7/1/2020).

Teuku menuturkan pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di London telah ikut mendampingi Reynhard dalam menyelesaikan kasusnya. Pendampingan telah dilakukan sejak diberikan informasi oleh pihak pengadilan Inggris. Teuku menjelaskan pihak KBRI juga menyiapkan pengacara untuk menangani kasus Reynhard ini.

"Sejak proses hukumnya berjalan, KBRI diinfokan oleh pihak pengadilan dan atas kondisi tersebut dan informasi yang diperoleh maka KBRI mulai memastikan hak hak dia (Reynhard) terpenuhi," tutur Teuku. "Dan dalam proses hukum tersebut kita selalu diapit oleh pihak pengadilan dan pengacara," lanjutnya. Tak hanya itu, Teuku menuturkan pihak keluarga Reynhard juga akan mendapatkan fasilitas dari KBRI di London.

Seperti pemberian informasi terkait penyelesaian kasus Reynhard. Serta proses perizinan visa bagi pihak keluarga Reynhard apabila akan masuk ke Inggris. "Kalau keluarga yang kita dapatkan kabar dari KBRI kita di London, kita fasilitasi," jelas Teuku.

"Dengan demikian informasi atau proses perizinan visa untuk masuk ke Inggris misalnya kita juga fasilitasi," imbuhnya. Dilansir , Reynhard tinggal di Manchester, Inggris dengan menyewa sebuah tempat tinggal yang berdekatan dengan klub malam 'Factory'. Pihak kepolisian, menyatakan Reynhard telah bersalah atas kasus narkoba, pemerkosaan, serta melakukan pelecehan seksual terhadap 48 laki laki.

Namun, pihak kepolisian Inggris percaya korban Reynhard mencapai 190 orang. Pihak kepolisian dapat mengetahui jumlah korban Reynhard setelah menemukan video video yang menunjukan saat kejadian pemerkosaan berlangsung. Untuk mendapatkan korban, Reynhard mencari di sepanjang jalan dekat tempat tinggalnya.

Target korban Reynhard merupakan remaja maupun yang berusia 20 tahun ke atas yang berjenis kelamin laki laki dan mabuk. Biasanya Reyhan mendapatkan target di dekat beberapa klub malam. Beberapa korban berada di jalan pulang mereka, atau ada yang sedang terpisah dengan teman temannya.

Banyak korban alami kesusahan untuk mengingat percapakan mereka dengan Reynhard. Reynhard menggunakan berbagai trik untuk mendapatkan korban dan kemudian membawa ke tempat tinggalnya. Beberapa korban mengingat hanya sampai ketika diberikan sebuah minuman, kemudian pingsan.

KemudianReynhard ditangkap pada tahun 2017 lalu atas tuduhan melakukan pemerkosaandan pelecehan seksual. Kasus ini akhirnya terungkap setelah Reynhard mendekati korban terakhirnya, pada 2 Juni 2017 lalu di klub malam 'Factory'. Saat itu, ada seorang remaja laki laki terpisah dari teman temannya di dalam klub.

Ia lalu keluar klub untuk mendapatkan udara segar. Reynhard melihat pria itu sebagai sasaran barunya. Ia lalu menawarkan untuk beristirahat di tempat tinggalnya yang tidak jauh dari klub dan mengatakan jika pria itu bisa menghubungi teman temannya dari sana.

Pria itu mengaku tidak mengingat apa apa, setelah terbangun dan beberapa jam kemudian ia medapati diperkosa Reynhardmendak memperkosanya. Dalam kondisi sadar, korban langsung mendorong Reynhard menjauh. Namun Reynhard justru meneriaki korbannya sebagai penyelundup dan meminta tolong.

Setelah itu, Reynhard menggigit korbannya beberapa kali. Korban tersebut memukul Reynhard beberapa kali dan kemudian kabur dari tempat itu. Kemudian korban memanggil polisi untuk menceritakan apa yang baru saja terjadi padanya.

Saat itu Reynhard terlihat setengah sadarkan diri dengan luka serius. Justru korban yang ditangkap karena tindak penyerangan. Namun, perilaku Reynhard ketika dirawat di rumah sakit menimbulkan kecurigaan.

Dia selalu bertanya pada pihak rumah sakit untuk membawa ponselnya yang saat itu berada di tempat tinggalnya. Pihak kepolisian menanyakan angka untuk membuka kunci ponselnya sebelum menyerahkan pada Reynhard. Beberapa kali Reynhard menyebutkan angka yang salah.

Setelah kunci ponselnya terbuka, Reynhard langsung mengambil ponselnya. Tindakan tersebut justru membuat pihak terkait semakin curiga. Kemudian, pihak kepolisian mengambil ponsel Reynhard sebagai barang bukti potensial.

Setelah melakukan pengecekan, ditemukan rekaman video saat Reynhard memperkosa korban terakhirnya yang saat itu mendekam di penjara. Pihak kepolisian akhirnya melakukan pengembangan dan menemukan ponsel milik Reynhard yang lain. Dalam dua ponsel itu ditemukan 800 video yang berisi tindakan pemerkosaan tersebut.

Reynhard diketahui melakukan tindak pemerkosaan serta pelecehan seksual terhadap laki laki yang tak sadarkan diri. Melalui video yang direkam diketahui para korban biasanya mendengkur dengan keras serta diperkosa berulang kali dalam waktu beberapa jam. Diketahui juga melalui video tersebut, Reynhard mencoba memaksa beberapa korban yang terlihat tertekan meski tak sadarkan diri.

Bahkan, dalam video yang direkam Reynhard beberapa korban muntah saat diperkosa.

Avatar

Siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasil. Apapun yang orang lain katakan, hal yang terpenting dalam hidup adalah bersenang-senang.

    Leave Your Comment

    Your email address will not be published.*