Ketua MPR Bambang Soesatyo Tegaskan Kasus Penyelundupan Harley menuju Garuda wajib Diproses Hukum

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Bambang Soesatyo menegaskan kasus penyelundupan Harley ke maskapai Garuda harus di proses secara hukum. Menurutnya dengan dipecatnya Dirut Garuda belum cukup karena tindakan penyelundupan merupakan tindakan pidana. "Jadi terkait dengan perilaku tindakan Dirut Garuda itu bagi kami dan masyarakat tidak cukup dipecat tapi harus dituntaskan pidananya karena penyeludupan itu adalah pidana," ujarnya dilansir melalui YouTube metrotvnews, Senin (9/12/2019).

Ia berharap ke Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohiruntuk menindaklanjuti kasus ini, tidak hanya dengan pemecatan tapi harus diproses secara hukum. "Jadi tidak boleh dihilangkan pidananya. Maka saya minta kepada saudara Erick Thohir disamping memproses pemecatan juga memproses kasus ini ke meja hijau," tegasnya. Sementara itu, Komisaris UtamaGaruda Indonesia,Sahala Lumban Gaol menyatakan akan memberhentikan semua anggota Direksi Garuda yang terindikasi terlibat kasuspenyelundupan Harley Davidson.

"Akan memberhentikan sementara waktu semua anggota direksi yang terindikasi terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam kasus dugaan penyelundupan Harley davidson dan sepedaBromptondalam penerbangan pesawat Garuda GA 9721 tipe Air Bus A300 900 Neo yang datang dari pabrik airbus di Prancis pada tanggal 17 November 2019 di Soekarno Hatta Cengkareng sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ungkapnya dilansir YouTube tvOneNews, Minggu (8/12/2019). Direksi yang dicopot di antaranya Mohammad Iqbal selaku Direktur Kargo dan Pengembangan Usahadan Bambang Adi Surya Angkasaselaku Direktur KoperasiGaruda Indonesia. Keduanya ikut dalam penerbangan pesawat Garuda GA 9721 tipe Airbus A300 900 Neo dari Prancis tapi tidakmendapat izin terbang.

Sebelumnya, Erick Thohirmengatakan akan terus mendalami kasuspenyelundupanHarley Davidsondi maskapaiGaruda Indonesia. "Saya akan ada rapat lagi dengan komisaris untuk mereview oknum oknum lain yang masih terlibat disitu," ujarnya dilansir melalui YouTube Official iNews, Jumat (6/12/2019). Menurut Erick, kasus tersebut yang terlibat bukan individu karena dari DirutGaruda Indonesiaada kerjasama.

Ia juga kecewa karena pesawat yang dipakai masih milik negara. "Dalam arti dari dirutnya ada kerjasama ini dan ini terus. Bukan individu, bahkan pesawatnya saja yang dipakai notabenya itu masih keuangan negara masuk ke hangar. Itu kan udah skenario," tegasnya. Erick Thohirmenegaskan jikaloyalitas kepada negara untuk semua yang bekerja diBUMN, tidak bisa ditawar.

Terkuaknya kasuspenyelundupanbarang mewah di maskapaiGarudamembuatMenteriBUMN,Erick Thohirgeram. Melalui konferensi persnya bersama Menteri Keuangan dan Bea Cukai, Erick tak segan segan akan mencopot orang yang bermain di balik kasuspenyelundupanHarley Davidsondan sepedaBrompton. Dilansir dari Kompas TV, Erick memaparkan prosespenyelundupanbarang mewah tersebut.

Erick menjelaskan prosespenyelundupanHarley Davidsondan sepedaBromptondilakukan secara menyeluruh. Hal yangmembuat Erick semakin geram, prosespenyelundupantersebut dilakukan oleh Direktur Utama PTGarudaIndonesia yang berinisial AA. Disebutkan, AA merupakan orang yang diduga memesan motorHarley Davidson.

"Bahwa daripada komite audit, disebutkan mempunyai kesaksian tambahan siang ini, motor harley davidson diduga milik saudara AA," ujar Erick, Kamis (06/12/2019).

Avatar

Siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasil. Apapun yang orang lain katakan, hal yang terpenting dalam hidup adalah bersenang-senang.

    Leave Your Comment

    Your email address will not be published.*