Mengetahui Tanda-tanda Disleksia pada Balita

Disleksia merupakan satu di antara penyakit yang dialami anakdan bikin cemas orangtua. Disleksia sendiri merupakan kesulitan belajar yang dapat menyebabkan masalah dengan membaca, menulis, dan mengeja. Berikut tanda tanda disleksia pada balita atau prasekolah:

Salah satu tanda tanda disleksia pada balita atau pra sekolah adalah perkembangan berbicaranya tertunda dibandingkan dengan anak anak lain pada usia yang sama, walaupun ini dapat disebabkan oleh banyak hal yang berbeda. Tak hanya perkembangan berbicaranya yang tertunda, tanda lain adalah kesulitan dalam mengucapkan kata kata. Si Kecil cenderung mengalami masalah berbicara dengan tidak bisa mengucapkan kata kata yang panjang.

Kata kata yang panjang cenderung membuatnya akan mengalami kesalahan dengan mengucapkan kata yang tidak benar. Misalnya saat ia mengucapkan “helikopter” rupanya ia tak serta merta lantas menyebut “helikopter”, melainkan bisa dengan mengucapkan “teddy bear”. Hal ini berlaku dengan ejaan lain yang memiliki akhiran dalam ejaan yang sama.

Salah satu tanda disleksia pada balita adalah mengalami kesusahan dalam mengekspresikan dirinya yang tidak dapat mengingat kata yang digunakan. Ia cenderung kesusahan untuk meluapkan kata kata yang hendak ia ucapkan atau pun mengeluarkan kata kata yang salah saat ia hendak mengucapkan sesuatu. Selain kerap lupa dengan kata kata yang ingin ia ucapkan, rupanya Si Kecil juga mengalami kesulitan dalam memahami kata kata yang mempunyai irama.

Kalimat yang disusun dengan menggunakan sajak yang sama pada akhir kalimat, cenderung membuatnya susah memahami akan hal tersebut. Menurut Journal of Speech Language And Hearing Research, dijelaskan bahwa tanda tanda disleksia pada balita bisa dideteksi ketika ia mulai menunjukkan tanda tanda ketidaktertarikan pada susunan huruf alfabet. Bukan tanpa alasan, hal ini karena Si Kecil mengalami kesusahan dalam memahami huruf huruf alfabet.

Kesusahannya pun bermacam macam, dari mulai kerap tertukar dengan huruf yang berkarakter sama, ejaan yang teracak, hingga lambatnya kemampuan membaca yang ia punya. Hal ini membuat minat mempelajari huruf alfabet sangatlah kecil. Artikel ini merupakan kerjasama Kompas.com dengan Parenting. Orami.co.id

Avatar

Siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasil. Apapun yang orang lain katakan, hal yang terpenting dalam hidup adalah bersenang-senang.

    Leave Your Comment

    Your email address will not be published.*