Pengembang Jelaskan Akronim dari ‘Janda Muda’ Viral Spanduk Beli Rumah Bonus Janda Muda di Depok

Spanduk unik di Kota Depok sempat viral di media sosial. Dalam nya, tertulis hadiah menarik yakni "Beli Rumah Bonus Janda Muda." Benarkah pengembangakan memberikan bonus seperti tertera di ?

Yang jelasspanduk tersebut tersebar di Sawangan Bojongsari, Depok. "Udah beberapa hari ini kecil nempel di tiang listrik, aneh tapi menarik buat bagi yang jomblo, " kata Hendri, warga Sawangan, Senin (14/10/2019). Hendri mengatakan, tersebut tak pantas dipasang, sebab tulisan dalam itu dinilai Hendrik mengandung penjualan wanita.

"Gak elok aja dilihatnya, meski menarik pembeli yang jomblo tapi kan gimana gitu," papar Hendri. Saat ditanya perihal pemasangan tersebut, Camat Bojongsari, Dede Hidayat mengaku tak mengetahui siapa si pemasang. “Belum tahu siapa yang memasang, karena di sana hanya terdapat nomor hand phone saja.

"Kami minta pihak trantibum Kecamatan untuk mencopot seluruh tersebut, sekarang sedang proses pencopotan," tutur Dede. Tak sekadar perintah pencopotan, Dede mengaku dirinya akan berusaha mencari tahu perumahan mana yang terkait dengan promo tersebut. Selain tulisan tak etis, tersebut menyalahi aturan lantatan tak berizin serta melanggar karena dipasang di tiang listrik dan tiang telepon.

“Namun yang paling tidak etis adalah kata katanya.” kata Dede. Hal senada juga dikatakan oleh Sekretaris Kecamatan Sawangan, Sudadih. Sudadih langsung mengintruksikan Kasi trantib dan anggotanya untuk menertibkan spanduk liar tersebut.

“Spanduk dipasang di mana mana, selain melanggar juga nampak semakin semrawut, terlebih dipasangnya di tiang listrik,” tutur Dadih melalui telepon. Pihaknya memastikan spaduk liar tersebut akan dibredel dalam waktu dekat ini, mengingat sudah ada juga laporan dari masyarakat. “Mereka bilang tulisan di itu enggak baik, enggak usah bawa bawa janda kalau mau jualan rumah,” tutur Dadih.

Di dalam itu tertulis juga harga DP Rp 10 juta, nomor telepon dan fasilitas yang akan didapat ketika membeli rumah tersebut. Kasatpol PP Kota Lienda Ratnanurdianny mengatakan, banner banner tersebut dipasang di tempat tak seharusnya. “Lokasi dipasangnya banner tersebut menyalahi aturan jadi kami tertibkan,” ujar Lienda dikonfirmasi, Senin (14/10/2019).

Terlepas dari konten atau isi tulisan dalam banner tersebut yang “nyeleneh”, pihaknya memang rutin menertibkan pelanggaran. “Terlepas dari kontennya, kami memang rutin melakukan penertibn iklan yang bukan pada tempatnya,” paparnya. PT Kayana Inti Selaras sebagai pengembang perumahan dengan promobonus JANDA MUDA mengakui yang beredar untuk menarik perhatian.

Perumahan yang ditawarkan pihak pengembang adalahThe Orchard ResidencesdiParung dan promo ini dalam rangka menyambut momen akhir tahun. Namun, jangan salah paham dulu bahwa bonus JANDA MUDA tidak seperti yang dikira. Direktur Utama PT Kayana Inti Selaras, Hario Rahadanto, memberi penjelasan di balik yang viral tersebut.

“Promo ini merupakan gimmick untuk menarik minat masyarakat kepada The Orchard Residences @ ," ungkap Hario dalam keterangannya, Jumat (18/10/2019). Menurut dia, tagline "Beli Rumah dapat JANDA MUDA” memiliki arti dan makna tersendiri. "JANDA MUDA merupakan akronim: Jaminan Asuransi kebakaran Nokia 5.1 Diskon uang muka Angsuran ringan – (JANDA) dan Menginap di Phuket / Bali Untung Dan Aman (MUDA),” beber dia.

Jaminan asuransi kebakaran diberikan kepada konsumen yang membeli unit rumah melalui skema KPR selama masa pembiayaan. Promo Nokia 5.1, kata Hario, merupakan hadiah langsung ketika konsumen memberi tanda jadi dan telah melengkapi berkas pembelian paling lambat 1 pekan. Ia mengklaim promo ini berbeda dengan yang dilakukan oleh pengembang lain.

Ketika booking fee dibayarkan dan konsumen batal akad, maka uang booking fee dinyatakan hangus atau tidak dapat dikembalikan. Tapi di The Orchard Residences @ , pembelian unit ditandai dengan lunasnya booking fee Rp 2,5 juta justru konsumen dapat hadiah Nokia. Sementara diskon uang muka, konsumen cukup siapkan Rp 10 juta dan sudah termasuk booking fee, maka sisa uang muka akan gratis.

“Konsumen bisa mengalokasikan anggarannya untuk kebutuhan lain seperti jalan–jalan ataupun mengisi furniture rumah yang akan ditempati,” ujar Hario. Pengembang sudahmemberikan kemudahan berupa angsuran ringan didukung tujuh bank di antaranya Mandiri, BRI, BTN, BTN Syariah, Bank Syariah Mandiri, BJB Syariah, BNI Syariah. Untuk promo menginap di Phuketatau Bali berlaku apabila konsumen membayar booking fee Rp 2,5 juta, langsung mendapatkan voucher senilai Rp 3 juta yang dapat digunakan untuk menginap di Phuket atau Bali selama 3 hari 2 malam dan Nokia 5.1 senilai 2 juta.

Sehingga nilai Rp 2,5 juta konsumen mendapatkan benefit sekurang kurangnya Rp 5 juta. Konsumen yang sudah membeli unit sejak awal dipasarkan mendapat harga perdana Rp 300 juta untuk type 38/72, namun saat ini naik Rp.482 juta. "Konsumen sudah mendapatkan keuntungan investasi sehingga tidak kurang dari 62%,” tegas Hario. Adapunpromo Aman, selain keuntungan di atas, konsumen mendapatkan keamanan legalitas maupun keamanan lingkungan.

Secara legalitas, perizinan telah lengkap berupa pecah sertifikat maupun IMB induk. Apabila konsumen membeli tunai dapat langsung membawa sertifikat tersebut di hari yang sama. The Orchard Residences @ mulai dikembangkan secara efektif pada Mei 2017 dan memperoleh IMB dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Perumahan ini dikembangkan di lahan seluas 2 hektareyang merangkum sebanyak 125 unit rumah dan 8 unit ruko.

Perumahan ini membidik pasar mereka yang beraktivitas khususnya di Selatan Jakarta.

Avatar

Siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasil. Apapun yang orang lain katakan, hal yang terpenting dalam hidup adalah bersenang-senang.

    Leave Your Comment

    Your email address will not be published.*