Penumpang Ini Geram Akibat Kompensasi dari Maskapai Dianggap Kurang Laptopnya Rusak Terjepit Kursi

Seorang penumpang pesawat Delta Airlines rute Austin Los Angeles dibuat geram lantaran laptopnya rusak setelah penumpang di depannya membaringkan sandaran kursinya. Layar laptop milik penumpang bernama Pat Cassidy itu rusak saat diletakkan di atas meja baki. Pat menjelaskan, saat itu dirinya sedang menggunakan laptop tersebut.

Kemudian penumpang di depannya membaringkan sandaran kursinya dan merusak layar laptopnya. Mengutip dari India Times, penumpang itu tidak memberitahukan kepada Pat bahwa ia akan membaringkan sandaran kursinya. Akibatnya, Apple Macbook Pro milik Pat menjadi rusak.

Wanita itu akhirnya membayar ganti rugi pada Pat sebesar 1.200 poundsterling atau sekitar Rp 21,8 juta. Meski sudah mendapatkan ganti rugi, Pat tetap melayangkan protes pada Delta Airlines. Melalui protes ini, Pat berharap mendapatkan kompensasi.

"Catatan kecil untuk saran, mungkin disediakan tanda peringatan atau cara untuk mencegah laptop saya dari kehancuran ketika orang di depan saya membaringkan kursinya," tulis Pat melalui akun Twitter @HardFactorPat. Setelah menuliskan apa yang dialaminya di pesawat, Pat akhirnya mendapat balasan dari Delta Airlines. Dalam tweet nya, Pat menuliskan bahwa dirinya mendapatkan kompensasi hanya berupa gift card senilai 75 dolar atau sekitar Rp 1 jutaan dan 7.500 mil perjalanan udara.

Delta Airlines juga meminta maaf atas kejadian tidak menyenangkan yang dialami Pat. Meski sudah mendapatkan kompensasi dan permintaan maaf, namun Pat merasa apa yang ia dapatkan tidak setara dengan kerugian yang ia alami. Pat menggambarkan permintaan maaf dan kompensasi dari Delta Airlines ini seolah olah untuk anak berusia enam tahun.

Jika dijumlahkan, uang ganti rugi yang didapatkan Pat sebesar Rp 22,8 juta. Sedangkan Apple Macbook Pro dengan layar berukuran 16 inch dibanderol seharga 2.399 dolar AS atau sekitar Rp 33,9 juta. Namun hingga artikel ini dirilis belum diketahui ukuran layar Apple Macbook Pro milik Pat.

Sejumlah pengguna Twitter pun menanggapi apa yang dialami Pat. "Tidak seorang pun boleh dibiarkan berbaring di pesawat. Itu hanya menyebabkan masalah," tulis seorang netizen membela Pat. Namun ada juga netizen yang tidak sepakat atas apa yang dituntut Pat pada Delta Airlines.

"Apakah aku satu satunya orang yang berpikir bahwa ini bukan salah maskapai? Anda melipat layar di meja baki. Terus terang, tidak mengejutkan kalau hal ini terjadi," kata salah satu netizen.

Avatar

Siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasil. Apapun yang orang lain katakan, hal yang terpenting dalam hidup adalah bersenang-senang.

    Leave Your Comment

    Your email address will not be published.*