Rossi Cetak Rekor Tes Pramusim hingga Honda Belum hendak Pakai Alat Bantu Start Kabar MotoGP 2020

Tes pramusim MotoGP 2020 telah digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia, awal Februari 2020 ini. Valentino Rossi yang menjajal motor terbaru Yamaha YZR M1 di tes pramusim MotoGP 2020 mengaku puas dengan pencapaiannya. Dikutip dari Kompas.com, Rossi mencetak waktu terbaik 1 menit 58,541 detik pada hari ketiga tes.

Meski bukan yang tercepat, tapi perolehan waktu tersebut merupakan rekor terbaik Rossi sepanjang memacu motornya di Sirkuit Sepang. Sebelumnya, catatan terbaik The Doctor dalam kualifikasi MotoGP Malaysia 2019 adalah 1 menit 59,000 detik. Artinya, pada tes pramusim kali ini, pebalap Yamaha Monster Energy tersebut ada kemajuan hampir setengah detik.

Sepanjang tiga hari, ia berada di posisi kelima tes pramusim. Hal tersebut juga ia unggah di akun Instagram pribadinya. 3 hari tes pramusim di Malaysia sangat baik. Berada di posisi kelima secara keseluruhan, tapi tidak masalah karena ini untuk pertama kalinya saya melewati 1.59 dalam karier saya, merupakan hal yang menyenangkan untuk mengetahui bahwa Anda masih bisa bertambah cepat walau sudah sangat tua, " kata Rossi di akun Instagram resminya, Senin (10/2/2020).

MotoGP 2020 akan menjadi masa pembuktian bagi The Doctor dalam kariernya sebagai pebalap MotoGP. Jika tidak kompetitif pada musim ini, dapat dipastikan nasibnya musim depan menjadi abu abu. Namun, yang sudah jelas, posisi VR46 di tim pabrikan sudah tergantikan oleh Fabio Quartararo untuk musim depan.

"Hasil ini bukan berarti, saya akan memutuskan akan lanjut atau tidak. Saya masih memiliki waktu, dan tidak tergesa gesa (untuk membuat keputusan)." "Saya ingin fokus di musim ini dahulu," katanya dilansir GPOne. Berbeda dengan kebanyak tim lainnya, tim Repsol Honda masih belum mau menggunakan alat bantu start di motornya.

Alat bantu start tersebut sebelumnya sudah digunakan oleh tim pabrikan Ducati pada musim lalu. Dikutip dari Kompas.com, diketahui Yamaha pun mulai melakukan uji coba bantu start tersebut (Holeshot Device). Meski belum akan mengikuti langkah dua tim tersebut, Holeshot Device bukanlah merupakan hal yang asing pagi Honda.

Pada 12 tahun yang lalu, Honda sebenarnya juga pernah bereksperimen dengan alat serupa di MotoGP. Holeshot Device tersebut seperti yang digunakan di motocross. Bedanya, jika di motocross, alatnya diletakkan di suspensi depan, jika di MotoGP diletakkan di suspensi belakang.

Direktur Honda Racing Corporation (HRC) Tetsuhiro Kuwata mengatakan, honda selalu melakukan penelitan terhadap teknologi seperti itu. Namun, menurutnya, alat bantu start tersebut belum memberikan keuntungan yang besar. "Tapi, jika kami tidak yakin, kami akan terus mengembangkan sistemnya. Kami juga tidak tahu kapan akan bisa menggunakannya."

"Tapi, kami juga mempertimbangkan mengenai alat tersebut," ujar Kuwata, saat ditanya Kompas.com, di sela sela presentasi Repsol Honda Team, di Jakarta, beberapa waktu lalu. Selama tes pramusim di Sepang, Andrea Dovizioso hanya berhasil menduduki posisi ke 15. Ia mencetak waktu terbaik 1 menit 58,859 detik.

Mengutip GPOne, Dovi mengatakan bahwa dirinya belum menyatu dengan Desmosedici GP20 karena ada perbedaan karakter ban. "Tidak mudah sebab ban baru ini memiliki lebih bnayak grip, yang mana secara general bagus, tapi itu juga mengubah gaya balap, dan hal itu juga membuat saya sulit untuk mengatur managemen ban," ungkapnya. Ia mengaku membutuhkan pengetesan di sirkuit lain karena ban baru dari Michelin tersebut sangat berbeda dengan musim lalu.

"Saya harus beradaptasi dengan perubahan, tapi di kasus ini hal itu tidak mudah, sebab saat belok di kemiringan maksimal ban tidak ngegrip." "Saat masuk belokan ban belakang mendorong ban depan dengan cara yang berbeda dibandingkan tahun lalu," katanya. Hal lain justru terjadi di tim Yamaha dan Suzuki.

Dovi mengatakan bahwa ban baru Michelin justru sempurna untuk dua tim tersebut. Hal tersebut terbukti para pebalap Yamaha dan Suzuki berhasil memeroleh torehan waktu yang baik selama tes pramusim. "Yamaha dan Suzuki berhasil meningkatkan top speed mereka karena ban membantu motor lebih kencang saat berada di tengah tikungan. Tapi saya tidak mengerti sebab saya belum dapat memahaminya," tambahnya.

Avatar

Siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasil. Apapun yang orang lain katakan, hal yang terpenting dalam hidup adalah bersenang-senang.

    Leave Your Comment

    Your email address will not be published.*