Tidak Tepat Ahok Jadi Komut Pertamina Indef

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menilai Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang dipilih menjadi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) terkesan tidak ideal. Menurut Bhima, Ahok bukan orang yang kompeten untuk mengerek citra perusahaan negara yang berdiri sejak 1957 tersebut. Dasarnya, bahwa Ahok tidak punya rekam jejak sebelumnya di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sehingga menimbulkan kesan dipaksakan

Permasalahan kompleks lain yang membuat Ahok tidak pas untuk menempati posisi Komisaris Utama karena dirinya pernah tersandung masalah hukum. Bhima juga mengatakan sosok Ahok tidak tepat karena masih terafiliasi dengan partai politik dan cenderung masalah dalam aspek komunikasi. “BUMN akan bersentuhan dengan unit usaha lain, swasta, investor, kreditur. Butuh pola komunikasi yang baik,” sambungnya.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk Ahok menjadi komut Pertamina setelah mendapatkan persetujuan dari Presiden Jokowi melalui proses Tim Penilai Akhir (TPA). Erick berharap para pimpinan BUMN memiliki akhlak yang baik dan amanah, serta mampu membawa perusahaan pelat merah lebih baik dari saat ini.

Avatar

Siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasil. Apapun yang orang lain katakan, hal yang terpenting dalam hidup adalah bersenang-senang.

    Leave Your Comment

    Your email address will not be published.*